12 November 2010

I do not have a Ferrary, but I do have a home library

Bagi aku pribadi, BUKU merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

sebagian buku-buku favoritku, kalau kamu?

Lewat buku, aku mengintip berbagai tempat di dunia sebelum mengunjunginya (semoga).
Lewat buku, aku membaca pemikiran orang-orang besar seolah-olah langsung berhadapan dengan tokoh tersebut.
Lewat buku, kita bisa belajar tanpa merasa digurui.
Dan lewat buku pun, kita bisa mendapatkan banyak inspirasi untuk melanjutkan hidup.. :)

Dari zaman kuliah kemarin (sengaja dipilih "kemarin" biar kelihatan masih muda belia, haha) koleksi bukuku udah lumayan menumpuk. Terlalu sering pindah-pindah kota, membuat sebagian buku-bukuku berceceran di mana-mana. Nah... tidak mau kejadian itu terulang lagi, akhirnya aku sangat memimpikan mempunyai sebuah home library. Ya keinginan ini sudah ada sejak lama, tapi karena selama ini aku tinggal di kostan (maklom musafir, he!) jadi keinginan itu untuk sementara di post phone dulu.

11 November 2010

Just Do It..!!

Bertekadlah bahwa suatu hal itu dapat dan akan terselesaikan. Dan kita akan menemukan jalan keluar - Abraham Lincoln -

Hidup selalu adalah di sini, dan saat ini, dengan seribu satu kemungkinan dalam tiap detiknya. 

Seandainya sekali saja kita membuat keputusan "Aku ingin mencoba sesuatu yang lain", kita akan membuka berbagai jalur di dalam diri kita yang membuat kreativitas mengalir, kaitan-kaitan tak terduga dapat diciptakan, dan berbagai kemungkinan baru pun terbuka. 

Ya, Just Do It!! 

Selamat berkarya temans... ^^

Ditulis pada suatu malam ketika aku berjanji untuk merealisasikan planning yang selama ini hanya bisa aku impikan, Bismillah... Semoga ini benar-benar bisa terlaksana, dan diberi jalan kemudahan.

Amin!! 

Semangat!!

27 Oktober 2010

Belajar Melepaskan



Malam itu aku sedang terpekur di depan ATM di salah ruas jalanan di Jogjakarta. Aku mengobrak-abrik lagi isi tasku. Kukeluarkan satu per satu isinya, kemudian aku masukkan lagi. Aku membuka dan menutupnya, kemudian membuka lagi, sambil sesekali mengumpat dan sesekali pula mengedarkan pandanganku ke arah sekeliling. Aku periksa tong sampah, kemudian aku menyusuri selokan untuk mencari dompetku yang tiba-tiba raib dari dalam tas.

Setelah satu jam berlalu dan tidak ada tanda-tanda bahwa dompetku akan kembali, aku memutuskan pulang dengan perasaan dongkol, kesal, marah dan kesemuanya itu berkecamuk menjadi satu.

Sesampainya di rumah, otakku terus memikirkan dompet itu; Hilang di mana? Ditemukan siapa? Bakal dikembalikan atau tidak? Malah, aku sempat mencurigai tukang parkir yang sedang jaga malam itu. Betapa pikiran buruk itu telah menyita banyak energiku, yang ujung-ujungnya aku hanya bisa mengumpat dan uring-uringan sepanjang malam.

03 Januari 2010

Buku: Mengelola Keuangan Pribadi untuk Perempuan

-->Masalah keuangan memang sering terjadi dalam keseharian kita, gaji yang sepertinya tidak pernah bisa mencukupi kebutuhan, tagihan kartu kredit yang terus naik, saldo tabungan yang masih minim, belum lagi biaya hidup sepertinya tidak mau kompromi. 
Jangan  panik dulu, karena sekarang sudah terbit sebuah buku yang akan bisa mengatasi segala permasalahan berkaitan dengan keuangan pribadi Anda:

Judul Buku: Mengelola Keuangan Pribadi, untuk perempuan lajang dan menikah
Penerbit: Stiletto Book 
Penulis: Herlina P. Dewi
Harga: Rp 27.500,-
Terbit: Januari 2010 

  








Sinopsis:
Buku ini ditulis untuk dedikasikan kepada para perempuan, baik itu yang masih lajang maupun yang sudah menikah. Berbagai masalah berkaitan dengan keuangan pribadi akan dibahas di sini; 
  • Bagaimana cara mengelola anggaran,
  • Cara mencari tambahan penghasilan,
  • Mengubah kebiasaan belanja, 
  • Menghilangkan pengeluaran “nakal” yang sering kita lakukan, 
  • Pintar menggunakan kartu kredit, bagaimana membiasakan diri untuk menabung, dll. 


24 Desember 2009

Children of Heaven

Adalah Taqi, seorang bocah berusia 5 tahun. Berperawakan kecil, kelihatan cerdas dan kritis dibanding anak seusianya yang sekarang masih duduk di TK Nol Kecil.

Hari itu ada lomba mewarnai di sekolahnya. Taqi tidak bilang ke ibunya akan lomba tersebut yang sebenarnya sudah lama dia nantikan. Mungkin dia kasian melihat ibunya selalu kerepotan mengurus adiknya yang saat ini baru berumur 2 tahun dan satunya lagi masih berumur 5 bulan. Ya, Taqi mempunyai 2 orang adik yang masih kecil-kecil di rumah. Sedangkan ayahnya sering ditugaskan ke luar kota oleh kantor tempat kerjanya.

Hari itu pun Taqi berangkat ke sekolah seperti biasa. Sia berangkat sendiri, berbarengan dengan ibu dari teman-temannya yang sudah menenteng krayon dan meja gambar. Sedangkan Taqi, tetap penuh percaya diri melenggang dengan tangan kosong.

15 Desember 2009

Penerbit Stiletto Book

Berawal dari kecintaannya pada dunia buku, akhirnya aku belajar menulis, dari sekadar tulisan di diary jaman SD sampai SMA dulu, berlanjut ke blog, sampai menjadi sebuah buku yang mudah-mudahan akhir tahun ini sudah terbit.

Kemudian Paul -seseorang dengannya aku banyak menghabiskan waktu- memberiku advise untuk membuat sebuah penerbitan buku. Dia berikan gambaran lengkap tentang seluk beluk dunia penerbitan, karena kebetulan dia juga punya usaha di bidang tersebut.

Singkat kata, aku terinspirasi untuk membuat sebuah penerbitan yang akhirnya aku beri nama: Stiletto Book


STILETTO BOOK
adalah penerbit buku yang mendedikasikan diri untuk menerbitkan naskah-naskah fiksi maupun non fiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan; life style, karier, keuangan, kecantikan, kesehatan dan segala dinamika perempuan modern.


14 Desember 2009

Are You Shopaholic?

Julukan Miss Shopaholic sering Anda dapat dari teman-teman atau bahkan pacar Anda? Trus, Anda sudah mulai kerepotan menghadapi tagihan kartu kredit yang terus naik dan mendekati over limit? Ya, saatnya Anda membuat pengakuan.. :)



Simak tips berikut agar Anda lolos dari hobby belanja:

  • Pengakuan. Yang pertama harus dilakukan adalah, mengakui kalau Anda punya masalah. Ceritakan mengenai masalah ini dengan mereka yang tak punya masalah dengan keuangan atau berkonsultasilah dengan perencana keuangan.
  • Hindari “tempat basah”. Bikin daftar tempat-tempat dimana Anda suka kelepasan berbelanja. Jika mesti jalan, ajaklah teman yang siap menegur apabila Anda sudah belanja berlebihan.
  • Cari hobi. Cari aktivitas lain yang bisa mengalihkan Anda dari pikiran berbelanja. Ke gym, mungkin?

11 Desember 2009

Cerdas Membelanjakan Uang

"Aku tidak mengharapkan (perempuan) mampu mengendalikan pria; aku ingin mereka mengendalikan diri mereka sendiri“ Mary Wollstonecraft



SALE…!!!
Siapa yang tidak tergoda untuk melirik etalase di mal dan butik langganan kita kalau di tempat tersebut sedang memasang label discount? Yang tadinya merasa tidak butuh apa-apa jadi ingin mampir sebentar, niatnya hanya window shopping saja, tapi kok? jadi kepengen beli ini itu ya? Hehe… biasa, naluri wanita.

Ya, kita pasti sering merasakan hal seperti itu, ketika sebuah etalase dengan cantiknya memamerkan sepatu yang sudah lama kita incar, dengan harga diskon pula, rasanya tidak rela jika kita melewatkan kesempatan itu. Atau ketika kita sedang asik berselancar di dunia maya, tiba-tiba kita menemukan barang lucu yang belum pernah kita lihat sebelumnya, tak tega rasanya untuk tidak meng-klik tombol “buy”.

STOP!
Sebelum Anda terjebak di tengah-tengah sale tanpa tujuan yang jelas dan membelanjakan sejumlah uang untuk barang-barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan, Anda harus ingat dan belajar dari pengalaman, tagihan menumpuk sudah tak boleh terjadi lagi. Untuk urusan belanja, Anda mesti lebih pintar dan tak boleh kalap! Coba tilik strategi belanja agar keuangan tetap aman dan Anda pun tidak akan tertegun lagi ketika tagihan kartu kredit datang.

Tips Cerdas Membelanjakan Uang

Berikut adalah tips agar Anda tetap cerdas membelanjakan uang: